Rabu, 06 Juli 2011

Makanan tambahan kenari

Extra makanan disini dimaksutkan sebagai makanan tambahan yaitu vitamin dan obat obatan. Di masa lalu obat-obatan untuk binatang jarang ditemukan di negara kita, apalagi khusus untuk burung. Pada tahun 60-an mengobati ayam yang sakit memakai cabai rawit merah dengan bawang putih, kalau perlu dipakai antibiotika dalam kapsul untuk mengobati penyakit ayam yang agak berat. Sekarang obat-obatan untuk unggas sudah banyak
beredar. Kita tidak lagi pusing untuk mengobati burung kenari yang terserang penyakit. Yang menjadi masalah tinggal menemukan obat yang tepat. Di samping obat-obatan, ditemukan pula vitamin-vitamin (terkadang ditambah dengan beberapa mineral) yang disediakan untuk menambah daya tahan tubuh burung.
 
Bahkan kita menemukan gabungan obat antibiotika bervitamin dan bermineral, yang dikeluarkan oleh beberapa pabrik dengan komposisi yang tidak selalu sama, dan dengan tujuan pengobatan yang tidak selalu sama pula. Dengan adanya antibiotika dalam obat, sudah tentu obat ini akan memiliki daya cakup yang luas (broad spectrum).
Dan sifatnya mengobati, obat-obatan yang ditawarkan itu dapat kita pakai untuk dua macam keperluan yaitu:
A. sebagai sarana pencegahan penyakit.
Untuk lebih jelasnya mengenai beberapa penyakit kenari bisa clik disini >>

B. sebagai sarana pengobatan atau penyembuhan penyakit.

Kalau kita memperhatikan penjelasan aturan pakai yang ada pada kemasan obat, umumnya kita menemukan saran agar obat yang disediakan itu dipakai dalam bentuk larutan encer bagi pencegahan penyakit, dan dipakai dalam bentuk larutan pekat bagi pengobatan. Hal itu berlaku bagi obat obatan yang memang ditujukan sebagai obat penyembuh penyakit, dan mengandung bahan penyembuh seperti anti biotika.Selain itu kita menemukan juga jenis obat yang hanya berupa vitamin yang dibuat dengan maksud untuk meningkatkan daya tahan dan daya gerak burung, serta menambah kemampuan berkicau bagi burung.
 
Obat itu adalah untuk menambah kesehatan dan perasaan sehat dan gembira dan burung. Ada vitamin yang ditujukan untuk memperindah bulu dan mempercepat proses ganti bulu. Dan ada pula yang sengaja ditujukan untuk mengurangi stres. Untuk memberi vitamin, haruslah suatu vitamin produksi luar negeri yang berupa tepung. Tepung ini supaya dicampurkan pada makanan bijian yang diberikan kepada burung. Dengan tepung melekat pada bijian, maka sewaktu biji itu dikupas vitamin yang menempel pada kulit akan termakan oleh burung. Atau tepung ini dicampur pada makanan lunak, seperti tepung roti. Selain berbentuk tepung dengan cara pemakaian seperti itu, kita akan menemukan pula vitamin dalam bentuk tepung yang perlu dila
rutkan dalam air minum, sehingga melalui minuman itulah burung akan mendapat vitamin tambahannya. Selain tepung, ada pula jenis vitamin yang sudah berupa cairan kental yang nantinya dapat dilarutkan pada air minum, atau dapat pula diteteskan pada makanan bijian atau tepung roti.
 
Obat yang dilarutkan dalam air, umumnya akan memberikan warna kekuning-kuningan, dan warnanya semakm tua bila pekat, sedang larutan jenis sulfa hampir bening seperti air biasa. Obat larutan hendaknya jangan sampai enginap,artinya dibuat untuk
dipakai pada hari itu saja. Cara yang mudah dilakukan ialah dengan membuat larutan pekat terlebih dahulu. Obat sebanyak pentol korek api dilarutkan dalam air sesendok makan. Campuran ini dianggap sebagai larutan pekat, yang nantinya dapat diteteskan ke tempat minum burung. Dan pengalaman, air minum yang diberi obat ini terkadang tidak diminum oleh burung ,mungkin karena warnanya dan boleh jadi karena rasanya. Untuk mencegah obat tidak terbuang percuma, maka untuk minuman pengobatan ini kita dapat menggunakan tempat minum yang kecil, cukup untuk satu hari saja.

1 komentar: